Bandung, (Humas Al Mansur).
Dewàn Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Mansur The Suite @Metro Apartment ( TSMA) usai melaksanakan kegiatan berupa Kajian Tadabbur Al-Qur’an MUSLIMAH bersama Ustad, Dadang Sumarma di Minggu pertama Februari 2025,
Kegiatan tersebut mengambil tema Muhasabah Bagian Kedua yang berlangsung lancar dan khidmat di Masjid Al-Mansur Jln. Soekarno Hatta 639 Bandung Rabu, (5/2/2025).
ketua DKM Al-Mansur, Aries Diana mengatakan bahwa kegiatan ini salah satu upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT agar kita selalu dilindungi dari hal hal tidak baik yang tidak kita inginkan
dikatakan, semoga kegiatan kedepan lebih semarak dan kaum muslimin bisa lebih meningkatkan ketaqwaan kita dalam melaksanakan kegiatan keagamaan yang lebih baik lagi, apalagi bulan depan akan menghadapi bulan Ramdhan 1446 H,”ungkapnya

pihaknya berharap semua kegiatan yang selama ini dilakukan insyaa Allah akan ditingkatkan khusus kepada kaum muslimin yang ada di TSMA dan sekitarnya ,” tegas Aries.
Sementara Ustad Dadang Sumarma menyampaikan bahwa kegiatan muhasabah ini tidak lain untuk memahami Isi Al-Qur’an dan menjalankan perintah Allah SWT dan melaksanakan apa yang dikerjakan Nabi besar kita Nabi Muhammad SAW dan menjauhi larangannya.
“Alhamdulillah kita Sudah memasuki bulan Sya’ban, salah satu dari 4 bulan haram (QS. At-Taubah : 36) dimana pahala Allah dilipatgandakan sebagai bulan gerbang menuju Bulan Suci Ramadhan dimana Rasulullah SAW memperbanyak amal ibadah,” Katanya
Tujuan Allah menciptakan Manusia adalah untuk beribadah. Firman Allah SWT
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَا لْاِ نْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Az-Zariyat : 56)
Dan untuk menopang beribadah itu manusia diciptakan dengan bentuk yang paling baik sangat sempurna. (QS. At-Tin : 4)
Dalam beriman dan beribadah kepada Allah manusia wajib melakukan apa yang Allah perintahkan dan menghindari larangan Allah SWT.

Mahabijaksananya Allah dalam beribadahpun memberikan keringan / ruhsoh untuk keadaan udzur/darurat.
bagi orang yang sakit, sholat bisa dilakukan dengan duduk/berbaring/isyarat.
Untuk berwudhu, jika tidak ada air dibenarkan dengan melakukan bertayamum. (QS. Al-Maidah : 6 / An Nisa : 43)
Allah tidak akan membebani seseorang diluar kemampuannya
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ ….
_”Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya
Inalloha qod tajawaja an umati (sesungguhnya Allah memaafkan umatnya) untuk , Kesalahan yang tidak disengaja (al khotoa bighoiri amrin) QS. An Nisa : 92
Keadaan terpaksa/dipaksa. QS. Al Baqarah : 173
Untuk hal-hal diatas, kita bisa berharap dan berdoa dengan Surat : QS. Al Baqarah ayat 286 ; oleh karena itu tidak ada kata terlambat untuk berbuat baik. (DKM, Komunikasi/informasi)***.