Bandung, Masjid Al Mansyur: ( Informasi dqn Komumikasi).
ustad Iyang Hermansyah saat memberikan tausiahnya di Masjid Al-Mansur Jln.Soekarno Hatta 369 B, Senin, (14 /4/2025). Foto Dok: Masjid Al-Mansyur.
Alhamdulillaah usai Ramadhan 1446 H Masjid Al-Mansyur tetap melaksanakan aktifitas kembali salah satunya adalah Kajian Tadabbur Al-Qur’an, ba’da Maghrib bersama Ustad Iyank Hermansyah.
Kegiatan tersebut berangsung di Masjid Al Mansur dengan mengambil Tema : Pentingnya ‘Silaturahim’ menurut Al-Qur’an di Masjid Almansur Jln.Soekarno Hatta 369 B
Senin, (14 /4/2025).
Ustad Iyank Hermansyah. sebagai pembicara menyampaikan bahwa umat islam
setelah melewati Ramadhan 1446 H dimana orang berusaha meningkatkan ibadah kepada Allah (hablum minallah), maka pada Syawwal ini orang banyak meningkatkan hubungan sosial sesama manusia (hablum minannaas).
Dikatakan bahwa kebiasaan yg ada di Indonesia dengan budaya silaturahim dengan orang tua sesama sanak saudara dengan istilah “mudik” yg digunakan untuk saling maaf memaafkan dan melepaskan segala kesalahan. selalu digelorakan ‘” katanya
Satu kebiasaan masyarakat Indonesia serta kawasan Asia Tenggara bahkan di dunia adalah budaya *lHalal-bihalal, (walaupun berasal dari bahasa Arab) yang justru tidak dikenal di jazirah Arab.
Halal berasal dari kata wahlul yg berarti melepaskan. didalam Al-Quran
Firman Allah SWT mengatakan
قَا لَ رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ
“Dia (Musa) berkata, “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku,”
(QS.Ta-Ha : 25)
وَيَسِّرْ لِيْۤ اَمْرِيْ
“dan mudahkanlah untukku urusanku,”
(QS.Ta-Ha : 26)
وَا حْلُلْ عُقْدَةً مِّنْ لِّسَا نِيْ
“dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku,”
(QS.Ta-Ha : 27)
يَفْقَهُوْا قَوْلِيْ
“agar mereka mengerti perkataanku,”
(QS.Ta-Ha : 28)
Anjuran menjaga hubungan kekeluargaan terdapat dlm QS. An-Nisa ayat 1, sebagaimana FirmanNya :
يٰۤـاَيُّهَا النَّا سُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَّفْسٍ وَّا حِدَةٍ وَّخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَا لًا كَثِيْرًا وَّنِسَآءً ۚ وَا تَّقُوا اللّٰهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهٖ وَا لْاَ رْحَا مَ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَا نَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا
“Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)nya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu.”_
(QS. An-Nisa’ : 1)
Hakikat Silaturahim sifatnya luas :
berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahaya yang kamu miliki (QS. An-Nisa’ : 36)
Fadhilah dari silaturahmi adalah dilapangkannya rizki. Hadits Al Buhari no. 5986 : menyampaikan
Barangsiapa yg ingin dilapang rizki, lakukan silaturahmi dengan sesama._
Disamping itu Silaturahim juga merupakan bentuk ketaatan pada perintah Allah SWT :
وَا لَّذِيْنَ يَصِلُوْنَ مَاۤ اَمَرَ اللّٰهُ بِهٖۤ اَنْ يُّوْصَلَ وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ وَ يَخَا فُوْنَ سُوْٓءَ الْحِسَا بِ
_”dan orang-orang yang menghubungkan apa yang diperintahkan Allah agar dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk.” QS. Ar-Ra’d : 21)
Sementara memutus silaturahim adalah perbuatan yang buruk. Firman Allah SWT :
1.
لَا يَرْقُبُوْنَ فِيْ مُؤْمِنٍ اِلًّا وَّلَا ذِمَّةً ۗ وَاُ ولٰٓئِكَ هُمُ الْمُعْتَدُوْنَ
“Mereka tidak memelihara (hubungan) kekerabatan dengan orang mukmin dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Dan mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.”
(QS. At-Taubah : 10)
2.
الَّذِيْنَ يَنْقُضُوْنَ عَهْدَ اللّٰهِ مِنْۢ بَعْدِ مِيْثَا قِهٖ ۖ وَيَقْطَعُوْنَ مَاۤ اَمَرَ اللّٰهُ بِهٖۤ اَنْ يُّوْصَلَ وَيُفْسِدُوْنَ فِى الْاَ رْضِ ۗ اُولٰٓئِكَ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ
_”(yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah setelah (perjanjian) itu diteguhkan, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah untuk disambungkan, dan berbuat kerusakan di bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi.”(QS. Al-Baqarah : 27).
Semoga uraian singkat ini bagaikan satu amalan yang berpahala bagi manusia yang bertaqwa kepada Allah SWT. Aamiin yra. (Red.Informasi dan Komunikasi )***